Deviana Kurnia Ningsih
11612929
KEUNTUNGAN MENJADI MOTIVATOR KOMUNIKASI DUNIA BISNIS
Point Of Sale
Material
Point of sale material atau disebut juga point of purchase material
bentuk komunikasi adanya suatu produk atau jasa tertentu yang ditawarkan kepada
masyarakat.
Point of saleh material biasanya dipasang atau diletakkan di
tempat-tempat yang strategis di dekat produk yang ditawarkan di toko pengecer.
Bentuknya antara lain : poster, display, shelf strip, hanging flag, leaflet,
asbak, dengan logo atau nama perusahaan atau pesan iklan tertentu. Point of
sale material yan baik merupakan bentuk komunikasi dunia bisnis yang vital dan
sangat efesien untuk mengiring minat pembeli, mengarahkan agar konsumen membeli
produk dengan merek tertentu.
Produsen Menyesuaikan
Diri dengan Lingkungan
Sebagai konsumen seringkali menghadapi keragu-raguan, kebingungan
dalam menentukan pilihan, hal ini disebabkan terbatasnya pengertian dan
pemahaman terhadap kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan.Cara-cara memaksa,
menyudutkan konsumen tanpa memberi penjelasan yang benar tentang produk
tersebut dapat berakibat macetnya komunikasi antara produsen dan konsumen.Hal
ini disebabkan kekecewaan konsumen karena merasa tertipu oleh bujukan iklan
perusahaan tersebut.
Langkah awal yang harus ditempuh adalah mengetahui dan memperbaiki
kebiasaan komunikasi yang buruk, karena kebiasaan ini menjadi konsumen semakin
pasif.
Kemudian langkah-langkah selanjutnya :
·
Jangan memberikan alasan yang sama
·
Jangan menilai kualitas produk secara berlebihan
·
Jangan menjatuhkan produk sejenis dari perusahaan lain
·
Sampaikan informasi yang sewajarnya
·
Tanggapi dengan segera setiap keluhan konsumen
·
Bertindak secara mantap.
Perilaku Konsumen
Inti persoalan pemasaran adalah bagaimana konsumen memberikan
jawaban terhadap berbagai rangsangan pemasaran yang bisa diatur oleh
perusahaan?Perilaku pembeli sangat dipengaruhi oleh factor-faktor kebudayaan,
social, pribadi dan psikologis.
Strategi pemasaran biasanya tidak akan melupakan peranan opinion
leadership. Kadang-kadang mereka memang bukan individu yang memiliki otoritas
formal.Tetapi Karena keahliannya, kearifannya atau mungkin karismanya mereka
jadi sangat dipercaya oleh masyarakat lingkungannya untuk memberi
nasihat-nasihat tentang pemecahan suatu masalah.
Keberhasilan suatu produk ditentukan oleh citra (image) yang
positif dari konsumen (pemakai). Bila citra sebuah produk sudah tertanam,
konsumen akan mengalami ketergantungan yang sangat kuat akan produk tersebut.
Oleh sebab itu, bila ekspansi pasar telah dilakukan, harus segera dilakukan
juga penelitian (action research) untuk mengetahui poisisi produk dalam format
citra dalam masyarakat.
Menentukan
Strategi Komunikasi
Strategi komunikasi yang digunakan dalam kegiatan bisnis mempunyai
berbagai tujuan.Selain memberikan informasi yang tepat (pemilihan messages)
agar komunikasi memperoleh gambaran yang benar terhadap produk yang ada,
komunikasi juga dimaksudkan untuk menghindari efek-efek psikologis yang
cenderung disertai prasangka-prasangka yang mengakibatkan tidak tercapainya
saling pengertian (mutual understanding).
Komunikasi seringkali diberi makna terlalu sederhana. Komunikasi
sesungguhnya merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan oleh setiap
orang untuk mencapai suatu consensus, sehingga memperoleh apa yang
diinginkannya.
Namun demikian, perlu ditegaskan juga bahwa komunikasi semacam itu
baru merupan manifestasi dari naluri. Artinya setiap orang dapat melakukannya
tanpa melalui proses belajar dan berlatih terlebih dahulu. Dengan adanya modernisasi
teknologi di pelbagai bidang telah membuat manusia menciptakan alat-alat untuk
mencapai keberhasilan komunikasi.
Beberapa hambatan komunikasi :
1. Bahasa (semantic)
2. Kebisingan (noise factor)
3. Teknik (technical factor)
4. Ketidaksamaan ruang lingkup pengalaman (field of experience)
5. Ketidaksamaan pengetahuan (frame of reference)
Syarat-syarat agar supaya komunikasi menjadi efektif adalah :
1. Menciptakan suasana komunikasi yang menguntungkan
2. Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti
3. Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di
pihak komunikan
4. Pesan dapat menggugah kepentingan di pihak komunikan yang dapat
menguntungkan
5. Pesan dapat menumbuhkan suatu penghargaa atau reward di pihak
komunikan.
Sumber :
- E-Learning Gunadarma
- http://ratnanhana.blogspot.com/2013/05/keuntungan-menjadi-motivator-komunikasi.html?m=1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar